Risiko Keuangan

Risiko Harga Logam Berharga
Risiko Harga Logam Berharga dihitung dari dampak Emas, Perak dan perubahan harga mineral terkait lainnya terhadap pendapatan tahunan. Perusahaan telah melakukan transaksi Lindung Nilai Logam Berharga dengan pemberi pinjaman untuk memberikan proporsi pendapatan bersih yang dijamin untuk melindungi struktur biaya yang telah direncanakan dan pembayaran utang beserta jasanya. Perusahaan melakukan transaksi lindung nilai untuk Logam Berharga berdasarkan eksposure logam sejenis yang telah diidentifikasi, seperti yang dijelaskan pada rencana produksi terbaru. Risiko dasar diminimalisasi dengan menempatkan waktu jatuh tempo dari transaksi lindung nilai (secermat mungkin) sesuai dengan penyelesaian permurnian.

Risiko Mata Uang Asing
Mata uang Perusahaan memiliki ekposur moderat terkait perubahan nilai tukar Indonesia Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Perusahaan memiliki ekposur apabila transaksi Logam Berharga dicatat dalam mata uang Dolar Amerika Serikat. Hal ini diimbangi dengan ekposure terhadap biaya dalam mata uang Dolar Amerika Serikat yang menghasilkan posisi mata uang keseluruhan secara bersih (lindung nilai natural). Perusahaan memiliki ekposur nilai tukar terkait pergerakan dalam Indonesia Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat untuk biaya dalam denominasi Rupiah. Untuk melindungi dampak dari volatilitas jangka pendek dari nilai tukar Indonesia Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat, Perusahaan tidak melakukan transaksi lindung nilai dalam jangka panjang dan hanya melakukan lindung nilai dengan biaya yang telah teridentifikasi.

Risiko Tingkat Suku Bunga
Perusahaan dan Entitas Anak memiliki ekposure terkait risiko dari perubahan tingkat suku bunga dari pinjaman yang tingkat suku bunganya didasarkan pada tingkat suku bunga LIBOR (London Inter Bank Borrowing). Risiko tingkat suku bunga dapat dimitigasi dengan pinjaman dalam suku bunga tetap atau melalui instrumen lindung nilai yang dapat menurunkan risiko ekposure terkait pergerakan tingkat suku bunga.

Risiko Operasional

Risiko Cuaca
Risiko yang terkait dengan hujan deras yang tidak biasa termasuk memperlambat atau menghentikan konstruksi atau kegiatan tambang, kerusakan peralatan dan pembersihan jalan. Untuk meminimalisasi risiko tersebut, produksi akan dijadwalkan bersadarkan dengan prediksi cuaca, permintaan dan tingkat persediaan untuk memastikan biaya yang ditargetkan akan tercapai, walaupun terdapat hujan deras. Sebagai tambahan, Perusahaan melakukan investasi terkait pembangunan bendungan, perbaikan jalan, dan penataan ulang untuk mencegah hujan membawa dampak yang terlalu buruk pada proses produksi.

Risiko Keselamatan
Operasi pertambangan berpotensi kejadian berbahaya terkait manusia dan properti. Perusahaan menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan dan Sosial, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (“ESMS & OHSMS”) untuk memastikan tanggung jawab lingkungan dan sosial sama amannya dengan sistem dan metode kerja yang dijalankan oleh pegawai dalam keseluruhan tahapan proyek. Sistem ini didesain untuk memenuhi seluruh persyaratan hukum Indonesia yang relevan, sesuai dengan standar dan kode internasional yang relevan, serta sejalan dengan peraturan Perusahaan, Standar Operasional dan rencana manajemen dengan Equator Principles, termasuk Peraturan International Finance Corporation (“IFC”) dan Standar Kinerja Sosial dan Pelestarian Lingkungan.

Risiko Lingkungan

Studi dan kajian lingkungan dilakukan dalam seluruh operasional dan terbagi menjadi tiga tahap : Pre-Operation, Operation, and Post- Operation. Pengupasan lapisan tanah dan ekstraksi mineral tentunya mengganggu lingkungan, Perusahaan berkomitment untuk mengembalikan kondisi lingkungan menjadi pada kondisi awal saat Pre-Mining¬, sejalan dengan peraturan dan ekspektasi pihak yang berkepentingan. Pembuangan industri ditangani sesuai dengan peraturan.

Risiko Sosial & Masyarakat

Isu dengan masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional Perusahaan bisa saja muncul dari kegiatan bisnis perusahaan, mungkin terkait penambangan illegal dan pemblokiran. Untuk menyelesaikan isu masyarakat lokal, Perusahaan, secara individu dan melalui anak perusahaan, memanfaatkan pengalaman yang ekstensif untuk mengadakan Program Pengembangan Masyarakat multi-target, sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Melalui komunikasi dan konsultasi yang intensif dengan masyarakat lokal, serta perekrutan karyawan dari masyarakat sekitar, diharapkan masyarakat juga ikut merasakan manfaat tambang, sehingga niat baik Perusahaan diharapkan bisa bertumbuh dan berkembang.

Risiko Kepatuhan

Risiko Izin & Lisensi
Tertundanya perolehan izin operasional dan lisensi bisnis bisa mengganggu operasional bisnis Perusahaan. Perusahaan mengelola seluruh perpanjangan dan penerbitan izin agar tepat waktu sehingga kegiatan tambang bisa berjalan dengan biaya operasional rendah, sambil tetap focus untuk mengelola risiko terkait lisensi terkait lainnya.

Risiko Perubahan Regulasi
Perusahaan selalu menaati hukum dan peraturan baik lokal, regional maupun nasional. Namun, perubahaan peraturan dalam bisnis pertambangan atau ketidaksaamaan dalam penafsiran bisa saja menambah biaya atau mengharuskan perubahan dalam prosedur operasi. Tim Legal Perusahaan dan penasihat hukum eksternal berkolaborasi untuk mengevaluasi seluruh aspek legal dan merekomendasikan tindakan yang tepat.