Peter Scanlon

Peter Scanlon

Beliau memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di bidang konstruksi pertambangan, setelah bekerja dengan Thiess selama 20 tahun di bidang Sipil, Mekanikal, Proses, Minyak & Gas, Pertambangan dan Proyeksi, dalam berbagai proyek dengan Thiess Australia, Thiess India dan Thiess Indonesia.

Di Indonesia, pengalaman kerjanya yang luas diawali pada September 1997, saat menjabat sebagai Senior Project Engineer Proyek batu bara Bontang di Kalimantan Timur; setelah itu beliau bekerja dalam berbagai kapasitas sebagai Manajer Proyek di tambang nikel Stasiun Filter Belerang di Soroako, Site Manager Instalasi Pengolahan Air di Santong dan Bendungan di Sumbawa, Manajer Proyek Pembangunan Bendungan Tongoloka juga di Sumbawa, Site Manager Proyek Peningkatan Pelabuhan Satui Muara di Kalimantan Selatan, Manajer Pebble Crusher Tahap II di Sumbawa, Feasibility and Tender Manager Proyek Batubara Bengkulu, Manajer Proyek Penghancur Kerikil & Layar ke 4 di Sumbawa, Project Manager Kaltim Prima Coal di Sangatta dan Manajer Konstruksi Proyek Gas Suban Tahap II di Sumatra. Beliau meninggalkan Indonesia pada 2017 untuk bekerja dengan Thiess India dan Thiess Australia, namun kembali ke Indonesia pada 2013 dan menjabat sebagai Manajer Operasi – Konstruksi dengan PT Thiess Contractors Indonesia, di mana beliau mengawasi lima proyek Indonesia yang terdiri Pekerjaan Pengolahan Nikel di Sulawesi, Pabrik Pengolahan batu bara dan Proyek Pekerjaan Tanah di Kalimantan Tengah, Pengolahan Proyek Emas di Kalimantan Utara dan Sulawesi Utara, Topsides Konstruksi di Sumatra Utara dan proyek internal Thiess yang melibatkan perluasan Fasilitas Pendukung di Balikpapan. Saat ini beliau menjabat sebagai Presiden Direktur di MMS.

Beliau memperoleh gelar Sarjana Teknik Sipil dari Queensland University of Technology, Australia.