Lingkungan

Tujuan kami

Pemantauan dan pendataan satwa liar di dalam hutan area site Tujuh Bukit.

Terdepan dalam pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.

Merdeka memahami dampak pertambangan terhadap lingkungan. Pendekatan dan kebijakan lingkungan Merdeka bertujuan untuk melindungi lingkungan dan meminimalkan serta memulihkan dampak lingkungan dari operasi tambang.

Merdeka berkomitmen untuk secara berkelanjutan menerapkan praktik pengelolaan lingkungan yang efektif untuk memahami risiko lingkungan dalam melestarikan lingkungan dan mencegah polusi. Kami akan terus mencapai keunggulan dalam kinerja lingkungan kami dan meningkatkan izin sosial kami untuk beroperasi melalui perbaikan berkelanjutan dari sistem manajemen lingkungan. Komitmen kami mencakup kepatuhan terhadap peraturan, lisensi dan izin yang berlaku, dan untuk memenuhi kewajiban pemantauan dan pelaporan.

​​Merdeka bekerja dengan mengacu pada Undang-Undang tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup beserta peraturan turunannya yang relevan. Upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan terus dilakukan berdasarkan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) yang rutin dilaporkan setiap triwulan ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi di setiap lokasi tambang.

Kami juga terus meningkatkan kinerja lingkungan melalui berbagai inisiatif, pemantauan, dan pengukuran lingkungan terhadap potensi risiko dan dampak yang timbul dari operasi penambangan.

Perubahan Iklim

Merdeka memahami bahwa perubahan iklim akan memengaruhi kehidupan kita semua.

Adalah tanggung jawab kami untuk memelihara sumber-sumber daya alam yang kami manfaatkan. Kami sungguh-sungguh dengan komitmen kami mengenai perubahan iklim, karena kami mengingikan dunia yang tidak hanya berkelanjutan, tapi juga penuh kesejahteraan bagi generasi berikutnya.

Oleh karena itu, Merdeka terus memantau berbagai risiko terkait perubahan iklim dan terlibat aktif di dalam sejumlah program-program perubahan iklim.

Konservasi Air

Pengambilan sampel air di sekitar site Tujuh Bukit Banyuwangi untuk meneliti kondisi lingkungan.

Merdeka memandang konservasi air sebagai komponen penting dari program keberlanjutan kami. Pengelolaan konservasi air perlu mempertimbangkan kesesuaiannya dengan peraturan, ancaman lingkungan secara global, kondisi lingkungan, dan masyarakat sekitar.

Kami menggunakan air secara bertanggung jawab melalui pengelolaan yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, demi memastikan penggunaan air yang efisien di dalam operasi pertambangan kami. Efisiensi konsumsi air melalui pengumpulan air hujan dan pencegahan pencemaran air merupakan upaya penting dalam konservasi air. Dalam hal pengelolaan air, Merdeka mematuhi PP No. 42 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air. Kami melakukan pemantauan atas kondisi dan kualitas air secara harian dan triwulan.

Emisi

Merdeka percaya bahwa kami dapat lebih jauh mengurangi emisi kami dengan terus mencari solusi yang inovatif dan layak.
Emisi seluruh perusahaan tambang Merdeka pada 2020 lebih rendah dibandingkan 2019. Beberapa pendekatan teknologi telah dilakukan agar emisi yang dikeluarkan tidak melebihi baku mutu emisi.

Pada 2020, tambang Tujuh Bukit menurunkan emisinya dengan mengurangi konsumsi energi, antara lain dengan menginisiasi program efisiensi energi pembangkit listrik, mengelola penggunaan energi puncak dan terendah, menggunakan panel surya pada penerangan di pelabuhan internal dan alat pemantau air permukaan.

Di tambang Pulau Wetar, pengelolaan emisi dilakukan bekerja sama dengan mitra. Pada 2021, tambang Pulau Wetar berencana untuk mengurangi produksi karbon melalui penghematan energi, pengurangan, dan pemanfaatan limbah padat.
Kami akan memantau emisi kami untuk memastikan kepatuhan kami terhadap peraturan, juga untuk memastikan adanya peluang perbaikan lebih lanjut, termasuk pengurangan emisi gas rumah kaca menuju pengurangan jejak karbon kami atau sebagai alternatif memulai langkah-langkah penyeimbangan karbon.

Efisiensi Energi

Upaya efisiensi energi telah diterapkan di semua operasi Merdeka.

Konsumsi bahan bakar operasi pertambangan Tujuh Bukit pada 2020 menurun karena pengalihan sementara aktivitas alat berat dari aktivitas penambangan ke lokasi heapleach pad. Sedangkan untuk pertambangan di Pulau Wetar, konsumsi energi turun karena berkurangnya aktivitas pada 2020.

Selain itu, operasi pertambangan di Pulau Wetar berusaha melakukan pengurangan konsumsi energi, antara lain dengan menginisiasi program efisiensi energi pembangkit listrik, mengelola penggunaan energi puncak dan terendah, menggunakan panel surya pada lampu penerangan di pelabuhan internal, dan pada alat pemantau air permukaan. Sementara itu, konsumsi energi di operasi tambang dan pabrik pengolahan meningkat seiring peningkatan bijih dan produk olahan.

Kami sedang meninjau kelayakan teknis dan finansial untuk mempertimbangkan penggunaan sumber energi terbarukan.

Pengelolaan Limbah

Pengelolaan air limbah domestik di Sewage Treatment Plant sebelum dimanfaatkan untuk penyiraman tanaman di area reklamasi dan penyiraman debu jalan tambang di site Tujuh Bukit, Banyuwangi.

Pengelolaan limbah di semua operasi tambang Merdeka dilakukan supaya tidak mencemari udara, tanah, dan air dengan terus menaati prosedur pengelolaan dalam Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan.

Merdeka secara aktif menerapkan kampanye 3R (reduce, reuse, dan recycle). Semua sisa limbah akan diidentifikasi, dipilah, diukur, dan dimusnahkan, atau dimanfaatkan sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Pemusnahan dan pemanfaatan limbah dilakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga berlisensi.

Rehabilitasi

Penanaman pohon di area reklamasi site Tujuh Bukit, Banyuwangi.

Merdeka bekerja dengan mengacu pada Undang-Undang tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup beserta peraturan turunan yang relevan. Upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan terus dilakukan berdasarkan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) yang rutin dilaporkan setiap triwulan ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi di setiap lokasi tambang.

Kami melaksanakan proses rehabilitasi dan perbaikan ekosistem dengan pola yang teratur untuk dapat memaksimalkan keuntungan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Program rehabilitasi meliputi kegiatan penanaman kembali dengan jenis-jenis tanaman perintis, lokal, dan pohon-pohon serbaguna (multi-purpose tree species/MPTS) dan memantau perkembangannya setiap enam bulan.

Merdeka menyertakan rehabilitasi sebagai bagian dari siklus hidup operasi kami. Kami merencanakan dan merancang penutupan tambang dengan berkonsultasi dengan otoritas dan pemangku kepentingan terkait untuk memenuhi komitmen penutupan dan pascapenutupan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Keanekaragaman Hayati

Burung Rangkong di site Tujuh Bukit Banyuwangi.

Merdeka memahami dampak pertambangan terhadap lingkungan. Oleh karena itu Merdeka melindungi, mengkonservasi, memantau, dan mempromosikan pengelolaan berkelanjutan keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasi tambang dengan melibatkan pihak independen. Pemantauan keanekaragaman hayati meliputi flora dan fauna, biota akuatik air tawar dan laut.

Pemantauan keanekaragaman hayati di sekitar tambang Tujuh Bukit pada 2020 mencatat bahwa kondisi fauna, flora, dan biota air tawar dan laut berada pada kondisi stabil. Adanya 16 spesies burung dan 6 spesies mamalia yang dilindungi, menandakan kualitas hutan di tambang Tujuh Bukit dalam kondisi baik dan terjaga. Pemantauan keanekaragaman fauna dan flora di tambang Pulau Wetar pada 2020 juga mencatat hasil yang baik.