Indonesia adalah tuan rumah bagi operasional dan proyek pengembangan tambang kelas dunia, yang secara konsisten memiliki eksplorasi yang prospektif

Dengan operasional saat ini dan juga proyek-proyek pengembangannya, Merdeka telah membentuk portofolio dengan aset-aset berkualitas tinggi

Merdeka memiliki tim manajemen yang kuat dan mampu untuk memenuhi target di Indonesia

Pemegang Saham Indonesia yang Kuat dan Dapat Diandalkan

Merdeka memiliki investor-investor berkualitas, termasuk pemegang saham Indonesia yang terkemuka.

Rekam Jejak dalam Membangun dan Membiayai Perusahaan-perusahaan di Indonesia

Para pemegang saham terkemuka dari Indonesia tersebut secara kolektif memiliki pengalaman luas dalam memimpin dan membangun bisnis di Indonesia, dari dynamic tech platforms (Gojek) hingga perusahaan-perusahaan yang telah mengakar (Tower Bersama dan Adaro). Oleh karena itu, para pemegang saham telah membangun hubungan yang kuat dengan para pemegang kepentingan dan juga mengumpulkan pengalaman berharga untuk memimpin perusahaan mencapai pertumbuhan yang ditargetkan di dalam negeri.

Hubungan yang Kuat dengan Pemerintahan, Peraturan dan Ikatan Daerah

Para pemegang saham memiliki jam terbang tinggi dalam memperoleh ijin di Indonesia untuk berbagai macam perusahaan, diantaranya Adaro (tambang batu bara), Tower Bersama (pengembangan tower di 34 provinsi) dan Provident Agro (dengan lebih dari 40.000 hektar perkebunan kelapa sawit), mencerminkan kemampuan untuk menjalankan hubungan baik dengan masyarakat dan juga pemerintah lokal dan pusat, untuk mengembangkan proyek-proyek di berbagai macam industri.

Tata Kelola dan Hubungan dengan Investor yang Sangat Baik

Reputasi dalam menjaga kualitas yang sangat baik untuk tata kelola perusahaan dan standar pelaporan (secara sukarela mengikuti standar pelaporan Bursa Efek Australia untuk Reserves and Resources, dan juga untuk Quarterly Reporting), telah memikat investor-investor berkualitas dari berbagai belahan dunia, termasuk pasar modal dan juga akses untuk pembiayaan utang, sehingga dapat memperoleh dukungan kuat dalam bentuk cost of funds yang rendah.

Risiko yang Rendah untuk Divestasi secara Hukum Pertambangan di Indonesia

Hukum Pertambangan Indonesia mensyaratkan pemegang saham asing untuk secara bertahap mendivestasi porsi kepemilikan saham dengan menawarkan porsi kepemilikan ke Pemerintahan Pusat atau Pemerintahan Daerah. Dengan pemegang saham yang 100% berlokasi di Indonesia atau berwarga negara Indonesia, hal tersebut akan mengecilkan risiko untuk persayaratan divestasi dan juga volatilitas harga saham.