Sumber Daya Mineral Grup

Hingga 31 Desember 2019, sumber daya mineral Grup diestimasikan sebanyak 33,1 juta ounces emas (2,4 juta ounces emas berasal dari Tujuh Bukit dan Wetar operasional sedangkan 30,7 juta ounces emas berasal dari Tujuh Bukit Copper dan Pani Project), 9 juta ton tembaga (0,3 juta ton tembaga berasal dari Wetar operasional sedangkan 8,7 juta ton tembaga berasal dari Tujuh Bukit Copper Project) dan 91 juta ounces perak (91 juta ounces perak berasal dari Tujuh Bukit dan Wetar operasional).

Sumber daya tersebut meningkat sekitar 158 ribu ounces emas (~0.5%), 93 ribu ton tembaga (~1%) dan 38 juta ounces perak (~42%), dari estimasi 31 Desember 2018.

Sumber daya mineral Grup pada 31 Desember 2019 mencakup perubahan beberapa deposit akibat pengkinian notional constraining shells dan/atau model sumber daya, yaitu:

  • Eksploitasi tambang pada tahun 2019 mencapai 7,3 Mt berisikan 2,62 koz emas, 2.483 koz perak dan 69 ribu ton tembaga.
  • Pengurangan cutoff grade pada pelaporan Sumberdaya Tujuh Bukit untuk proyek pelindian dari 0,3 g/t Au menjadi 0,15 g/t Au sejalan dengan cutoff grade operasional dan pergerakan harga emas.
  • Pengkinian sumber daya pada model Pit A dan Pit C serta operasi pelindian Tujuh Bukit.
  • Estimasi awal sumber daya Partolang.

Cadangan Bijih Grup

Hingga 31 Desember 2019, estimasi Cadangan Bijih Grup adalah sebanyak 871 ribu ounces emas (871 ribu ounces emas berasal dari Tujuh Bukit operasional), 114 ribu ton tembaga (114 ribu ton tembaga berasal dari Wetar operasional) dan 35,2 juta ounces perak (35,2 juta ounces perak berasal dari Tujuh Bukit operasional).

Cadangan Bijih Emas dan Perak tidak mencakup persediaan bijih di pelataran pelindian sebanyak 15 Mt pada 0,43 g/t emas dan 9 g/t perak berisikan 0,21 Moz emas dan 4,3 Moz perak.

Bijih di pelataran pelindian diperhitungkan sebagai persediaan kerja karena proses pelindian yang terus menerus memiliki putaran selama 150 hari untuk menghasilkan estimasi recovery 100%. Selain putaran 150 hari pelindian tersebut, ada kemungkian bahwa solusi pelindian yang meresap sampai ke underlying lifts dapat menambah metal yang diekstrak. Potensi penambahan recovery ini tidak diperhitungkan ke dalam jumlah metal yang dihasilkan maupun estimasi ekonomi. Jumlah grades diestimasikan dari total metal yang ditumpuk dikurangi jumlah metal yang diekstrasi dibagi dengan jumlah tonase bijih yang ditumpuk di pelataran pelindian.

Cadangan Bijih Tembaga tidak termasuk persediaan bijih pada pelataran pelindian sebanyak 7,5 Mt pada 1,5% tembaga berisikan 114 kt tembaga. Jumlah grades diestimasikan dari total metal yang ditumpuk dikurangi jumlah metal yang diekstrasi dibagi dengan jumlah tonase bijih yang ditumpuk di pelataran pelindian. Bijih di pelataran pelindiaan diperhitungkan sebagai persediaan kerja karena karena proses pelindian yang terus menerus memiliki putaran selama 720 hari untuk menghasilkan estimasi recovery 100%.

Untuk informasi lebih lanjut, sila baca: Sumber Daya Mineral dan Cadangan Bijih per 31 Desember 2019.