PT Merdeka Copper Gold Tbk (Merdeka) adalah perusahaan induk dengan anak perusahaan yang bergerak dalam kegiatan usaha pertambangan, meliputi (i) eksplorasi dan (ii) produksi emas, perak, tembaga, serta mineral terkait lainnya di masa depan, dan layanan penambangan. Anak-anak perusahaan tersebut adalah PT Bumi Suksesindo (BSI), pemegang izin usaha penambangan produksi operasi untuk Tambang Tujuh Bukit; PT Damai Suksesindo (DSI), pemegang izin eksplorasi yang berdekatan; PT Cinta Bumi Suksesindo (CBS); PT Beta Bumi Suksesindo (BBSI); PT Batutua Tembaga Raya, pemegang izin operasi penambangan produksi operasi khusus untuk pengolahan dan pemurnian; PT Batutua Kharisma Permai, pemegang izin operasi penambangan produksi untuk Tambang Tembaga Wetar; PT Merdeka Mining Servis (MMS), pemegang izin usaha jasa pertambangan; PT Pani Bersama Jaya (PBJ), pemegang izin usaha pertambangan untuk transportasi dan penjualan; dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera, pemegang izin usaha pertambangan untuk Proyek Pani Gold.

Aset utama Perusahaan adalah Tambang Tujuh Bukit, sering disebut sebagai Proyek Heap Leach Tujuh Bukit, Tambang Tembaga Wetar, Proyek Emas Pani yang belum dikembangkan, dan deposit emas dan tembaga Tujuh Bukit yang belum dikembangkan.

Deposit emas dan tembaga Tujuh Bukit adalah salah satu sumber daya mineral porfiri peringkat tertinggi di dunia, mengandung sekitar 28 juta ons emas dan 19 miliar pound tembaga. Tambang Tujuh Bukit yang beroperasi didasarkan pada deposit perak emas di permukaan yang hingga 31 Desember 2018 mengandung mineral tersisa 2,25 juta ons emas dan 53 juta ons silveri dan cadangan bijih terkait.

Sebagai perusahaan pertambangan Indonesia kelas dunia, Merdeka dimiliki oleh pemegang saham terkemuka termasuk PT Saratoga Investama Sedaya Tbk., PT Provident Capital Indonesia, dan Mr. Garibaldi Thohir. Ketiga pemegang saham utama Merdeka itu memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam kesuksesan mengidentifikasi, membangun, dan mengoperasikan beberapa perusahaan publik di Indonesia.