Media

 
PT Merdeka Copper Gold Tbk Mengubah Susunan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

PT Merdeka Copper Gold Tbk Mengubah Susunan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

BERITA PERS

Dapat Diterbitkan Segera

PT Merdeka Copper Gold Tbk Mengubah Susunan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi


- RUPSLB Perseroan juga menyetujui rencana Perseroan untuk menjaminkan asetnya guna mendapatkan pendanaan baru untuk membiayai ekspansi bisnis anak-anak usaha


Jakarta, 21 September 2018 – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) MDKA hari ini menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Mahendra Siregar menjadi Komisaris Independen menggantikan Richard Bruce Ness yang akan menempati posisi Wakil Presiden Direktur menggantikan Colin Francis Moorhead. Tri Boewono ditetapkan sebagai Presiden Direktur menggantikan Adi Adriansyah Sjoekri, sedangkan Collin Francis Moorhead menempati posisi Direktur.


"Perubahan susunan pengurus Perseroan ini merupakan upaya untuk memperkuat kinerja dan mempercepat akselerasi bisnis yang terus dilakukan perusahaan. Sebagai perusahaan tambang mineral, Perseroan akan menghadapi tantangan yang semakin dinamis di tengah perubahan perekonomian global dewasa ini," jelas Corporate Secretary Perseroan, Adi Adriansyah Sjoekri usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (21/9).
Dalam RUPSLB kali ini pemegang saham juga menyetujui rencana Perseroan untuk menjadikan jaminan utang yang merupakan lebih dari 50% jumlah aset bersih Perseroan dalam satu tahun buku, baik dalam satu transaksi atau beberapa transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain, untuk memperkuat permodalan guna membiayai ekspansi bisnis, pembayaran kewajiban, dan memenuhi kebutuhan umum atau operasional Perseroan dan/atau anak usaha Perseroan.


“Sebagai perusahaan tambang, kami terus berusaha mengoptimalkan setiap peluang untuk meningkatkan value perusahaan dalam jangka panjang. Besarnya kepercayaan dan dukungan investor menjadi salah satu kekuatan Perseroan untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan mineral tambang terdepan di Indonesia. Dengan didapatnya persetujuan pemegang saham atas penjaminan aset Perseroan guna pembiayaan ini diharapkan Perseroan dapat membiayai pengembangan bisnisnya pada setiap anak usahanya dengan optimal ” jelas Adi.


Perseroan telah melakukan right issue atau Penawaran Umum Terbatas I (“PUT I”) dengan menerbitkan 594.931.190 lembar saham barupada harga Rp 2,250 setiap saham. Melalui PUT I tersebut, Perseroan meraih pendanaan sekitar Rp1,33 triliun. Setelah PUT I jumlah saham Perseroan adalah 4.164.518.330 saham. Dana hasil right issue ini sebagian digunakan untuk membayar kewajiban dan sisanya akan dioptimalkan untuk memperkuat modal kerja anak-anak usaha.

Produksi Meningkat


Pada tahun 2018 produksi emas Perseroan ditargetkan meningkat menjadi 155.000 ounces (oz) – 170.000 oz emas. Sampai Semester I 2018, produksi emas sebanyak 83,713 oz dan perak 48,226 oz. Produk tambang tersebut berhasil dijual dengan harga rata-rata masing-masing sebesar US$ 1.325 per oz untuk emas dan US$ 16,27 per oz perak.


"Tahun ini target peremukan bijih, penumpukkan dan pengolahan emas sebanyak 4 juta ton. Target tersebut sejalan dengan ekspansi lapisan oksida sebesar dua kali lipat menjadi 8 juta ton per tahun dan akan rampung pada kuartal pertama 2019," ujar Adi menambahkan.
Untuk memperkuat fundamental bisnisnya, pada Mei 2018 Perseroan telah meningkatkan kepemilikannya di proyek tambang Tembaga Wettar di Maluku Barat. Langkah ini dilakukan melalui peningkatan kepemilikan saham di Eastern Field Developments Limited (EFDL) menjadi 99,9%. Saat ini EFDL memiliki 82% saham di Finders Resources Limited,dan Perseroan sebagai pemegang saham tidak langsung kurang lebih sebesar 75% pada proyek tambang tembaga tersebut.


Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pasca RUPSLB 21 September 2018:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Edwin Soeryadjaya
Komisaris : Garibaldi Thohir
Komisaris Independen : Mahendra Siregar
Komisaris Independen : Dhohir Farizi
Komisaris : Heri Sunaryadi
Komisaris : Sakti Wahyu Trenggono

Direksi
Presiden Direktur : Tri Boewono
Wakil Presdir : Richard Bruce Ness
Direktur : Gavin Arnold Caudle
Direktur : Hardi Wijaya Liong
Direktur : Michael Soeryadjaya
Direktur : David T. Fowler
Direktur : Colin Francis Moorhead
Direktur Independen : Chrisanthus Supriyo

Tentang Perseroan

Perseroan berdiri sejak tahun 2012 sebagai perusahaan induk dari perusahaan-perusahaan yang melakukan kegiatan usaha pertambangan emas, perak, tembaga dan mineral ikutan lainnya. Perseroan dimiliki oleh pemegang saham besar yang bereputasi baik antara lain: PT Saratoga Investama Sedaya Tbk., PT Provident Capital Indonesia, Pemda Kabupaten Banyuwangi, dan Garibaldi Thohir.
Per 31 Oktober 2014, Perseroan memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi melalui Entitas Anak, PT Bumi Suksesindo (BSI) dan IUP Eksplorasi melalui PT Damai Suksesindo (DSI). Lokasi IUP BSI dan DSI terletak di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Propinsi Jawa Timur, dengan total wilayah IUP masing-masing 4.998 ha & 6.623 ha. Proyek utama Perseroan yaitu Proyek Tujuh Bukit di wilayah IUP OP BSI yang telah memulai produksi pertamanya pada bulan Maret 2017. Proyek Tujuh Bukit sepanjang tahun 2017 telah menghasilkan 142.468 ounces emas dan 44.598 ounces perak.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Perseroan
Silahkan kunjungi:www.merdekacoppergold.com
PT Merdeka Copper Gold Tbk
Corporate Secretary
corporate.secretary@merdekacoppergold.com